1899041510377778

Kenapa Mayit Memilih ‘BERSEDEKAH’ Bila Mereka Dihidupkan Kembali? Ini Jawabannya

Mari kita simak ayat berikut ini ;

رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

“Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah…” {QS. Al Munafiqun: 10}

Itulah yang dikatakan oleh mereka yang menyesal setelah kematiannya. Tatkala amal mereka sedikit, sedangkan perjalanan begitu panjang dan memberatkan yang membutuhkan begitu banyak bekal agar sampai ke tujuan, surga Allah ta’ala.

 

Lalu terlisankan kata pinta dalam ayat diatas. Yang menjadi pertanyaan adalah, “Kenapa harus amal Sedekah yang mereka pilih? Kenapa tidak umroh, haji, puasa atau sholat?”

Dan Inilah jawabannya,

  • Saat itu mereka tersadar bahwa sedekah merupakan amalan yang amat besar ganjaran pahalanya
  • Karena sedekah merupakan amalan yang akan menaungi pelakunya di akhirat kelak

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, “Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad)

  • Amalan sedekah salah satu amalan yang tidak terikat waktu tertentu serta tidak membutuhkan waktu dan tenaga yang besar. Berbeda dengan umrah, haji atau puasa

Setelah ini, harusnya kita bersyukur karena telah Allah berikan kesempatan untuk berlaku amal sedekah. Tidak seperti mereka yang telah mendahului. Mari tunjukkan kebersyukuran kita dengan serius mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat kita.

Apakah harus dengan sedekah? Tentu saja tidak. Begitu banyak variasi amal yang juga berganjar besar. Tapi janganlah tinggalkan sedekah. Sebesar apapun yang kita sisihkan, sesungguhnya pada hakikatnya kita sedang ‘menabung’ untuk diri kita sendiri.